Merangkai Narasi Indonesia Emas Bersama AI
Perkembangan Al yang begitu cepat, memaksa kita jeli dalam menyiangi antara yang betul baik dan yang hype belaka, Karya tulis Pak Dimitri dan Pak Agus ini membantu kita untuk memahami potensi dan risiko Al bersama-sama.
Arga M. Nugraha-Direktur Digital & T Bank Rakyat Indonesia
Al mendorong situasi postinstrumen yaitu hasil kerja oleh teknologi lebih efisien dan lebih berkualitas dari hasil kerja manusia. Tetapi buku 19 Narasi Besar Akal Imitasí mengingatkan risiko besar Al. Kita perlu berpikir kritis terhadap Al dan terbuka terhadap keragaman teknologi. Buku ini penting bagi kita semua.
Arif Suhartono-Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Buku 19 Narasi Besar Akal Imitasi sungguh sebuah karya yang terpuji hadir pada waktu yang tepat dan relevan., Buku ini adalah bacaan wajib bagi siapa pun yangingin memahami Al secara lebih mendalam.
Indra Utoyo-Praktisi lnovasi dan Transformasi Digital, CEO Allo Bank
Dimitri dan Agus menulis dengan kombinasi gaya post-modern, scientific dan humoris, yang tidak banyak kita temui dalam berbagai buku. Enak dibaca! Referensi terkait para pakar Al sangat komplit di dalam buku ini.
Agus Sugiarto -Kepala OJk Institute 2020-2024, Alumni PPSA XXI Lemhannas RI
Buku ini menyajikan 19 narasi-narasi optimis, kritis dan alternatif, yang sangat membantu pembaca dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi Al secara tepat dan bermanfaat,
Lukman Hakim -Direktur Digital & Operasional PT. Bank Raya Indonesia Tbk
Buku ini relevan tidak hanya bagi profesional, praktis dan akademisi teknologi, tetapi juga bagi mereka yang berkecimpung di bidang Cyberlaw, ilmu ekonomi, sosial, kebijakan publik, para praktisi dan pengambil kebijakan di sektor pemerintah dan swasta.
Ahmad M Ramli- Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
AI
adalah paradoks. Disajikan dalam denyut pemikiran yang estetik dan menantang pembaca untuk menyoat kembali: apakah Al adalah sinaran yang menyilaukan para penggunanya atau justru bagian dari jalan hidup kosmis yang mengubah arah evolusi manusia?
Robby Habiba Abror - Guru Besar UN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Mungkinkah Al cerdas melampaui Einstein? Ini problem yang menjadi bagian dari narasi atau propaganda yang menggelitik. Penulis buku menyajikan kritik di beberapa narasi. Kita akan menemukan epilog yang sangat berharga, yaitu bagaimana narasi yang perlu kita bangun untuk Indonesia Emas.
Budi Sulistyo-Senior Expertdi PT Sharing Vision Indonesia
Seolah tidak masuk akal bagi Indonesia untuk bersaing menjadi yang terdepan dalam pengembangan Al. Pandangan pesimis ini benar bila hanya mellhat dari perspektif teknologi, Buku19 Naras Besar Akal Imitasi ini menjelaskan bahwa banyak narasi terbuka yang memungkinkan Indonesia untuk menjadi terdepan dalam pengembangan teknologi Al. Buku ini menjadi bacaan wajib bagi para mahasiswa dan akademis.
Tutun Juhana-Dekan STEI ITB(Institut Teknologi Bandung)
| Editor | Desti Handini |
|---|---|
| Cover Artist | Lukman Nursyamsul |
| Printing | 1 |
|---|---|
| First Edition | Yes |
| Owner | Mustamin al-Mandary |
|---|---|
| Location | Balikpapan |
| Index | 6647 |
| Added Date | Mar 16, 2025 02:00:03 |
| Modified Date | Mar 16, 2025 07:12:11 |
| Value | $ 160000.00 |
|---|---|
| Purchased | Mar 15, 2025 at Quantum Sinergi |
| Book Condition | Sangat Bagus |