Plot
"Buku Artificial Intelligence: Transformasi Digital, dan Masa Depan Indonesia ini menjadi lentera di tengah euforia digital" (Yovie Widianto, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif/Musisi Senior Indonesia)
"
"Buku ini menjadi referensi penting yang tidak hanya membahas Al dari sisi teknologinya, tetapi juga dari sudut pandang etika, sosial, dan kebijakan publik." (Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi Digital Republik Indonesia)
"Substansi dan cakupan buku ini sangat luas, mulai akal imitasi, ancaman siber, kedaulatan digital, aset digital, sampai kesehatan digital. Dengan demikian, buku ini sangat layak dibaca." (Agus Sugiarto, Komisaris Independen Holding Operasional Danantara, Kepala OJK Institute 2020-2024, & Alumni PPSA XXII Lemhannas RI)
"Di sinilah salah satu kekuatan buku ini. Pak Dimitri mengingatkan bahwa transformasi digital, termasuk pemanfaatan Al, bukan sekadar migrasi ke sistem lebih canggih melainkan pergeseran paradigma tata kelola." (Diah Rosdiana, Direktur Eksekutif Departemen Inovasi dan Digitalisasi Data Bank Indonesia)
"Saya sangat merekomendasikan buku ini kepada para profesional, pengambil kebijakan, akademisi, dan masyarakat umum yang ingin memahami tren terbaru di bidang teknologi." (Dwi Kurniawan, Direktur Eksekutif Pengembangan Aplikasi Otoritas Jasa Keuangan)
"Dengan sudut pandang yang seimbang dan berakar pada konteks Indonesia, buku ini layak menjadi bacaan wajib bagi para pengambil kebijakan, pelaku industri, dan pemimpin BUMN seperti kami." (Arif Suhartono, Direktur Utama PT. Pelindo)
"Buku ini menekankan Al bukan sekadar alat, melainkan powerful tools yang membawa potensi luar biasa sekaligus risiko yang signifikan." (Indra Utoyo, Praktisi Inovasi & Transformasi Digital)
"Pak Dimitri Mahayana berhasil merangkai narasi yang tidak hanya kaya informasi, tetapi juga mampu membangkitkan pemnahaman mendalam tentang era transformatif yang sedang kita alami." (Sony Harsono, Direktur Keuangan, IT dan Operasional BRI Insurance/Praktisi Perbankan)
"Buku ini, hadir sebagai kompas moral dan strategis di tengah euforia transformasi digital yang sering kali terjebak dalam glorifikasi teknologi tanpa pertimbangan etis dan sosial yang memadai." (Meiditomo Sutyarjoko, SEVP Transformasi)
"Buku ini menjadi pengingat penting bahwa Indonesia harus tidak hanya menjad i konsumen teknologi, tetapi juga industri solusi berbasis Al." (Teguh Wahyono, Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian)
"Buku ini merupakan referensi yang sanģat relevan bagi siapa saja yang ingin memahami arah dan dampak transformasi digital di Indonesia selama dua dekade terakhir." (Lukman Hakim, Direktur Digital & Operasional Bank Raya)
"Buku ini menyajikan pemetaan menyeluruh terhadap lanskap teknologi Indonesia masa kini.'" (Yusron Avivi, Direktur Digital dan Teknologi Informasi PT. Permodalan Nasional Madani)