Banyak karya klasik mengenai tasawuf membuka penjelasannya dengan keadaan manusia dan tatanan ciptaan, dan kemudian menuntun pembaca langkah demi langkah menuju alam surgawi dan Hakikat Ilahi. Penjelasan semacam itu dikatakan sebagai 'perjalanan dari makhluk menuju Kebenaran' (al-rihlah min al-khalq ila al-haqq). Karya Schuon ini termasuk dalam kategori tersebut, sebab dibuka dengan pembicaraan tentang masalah yang paling aktual tentang hubungan antaragama yang hidup di bumi ini, dan menyuguhkan dimensi baru subyek perbandingan agama dengan cara yang unik.
Bagian Kedua membahas tema-tema yang lebih khas Islam. Untuk pertama kalinya, dia menggali perbedaan antara Sunni-Syi`ah, khususnya persoalan-persoalan yang berhubungan dengan problem-problem psikologis dan spiritual berkaitan dengan 'Sahabat-sahabat Nabi Saw.' Dia menganalisis pembagian ini dan menjelaskan alasan-alasan mendasar bagi perbedaan tersebut - suatu pembahasan paling saksama dan mencerahkan yang pernah dibuat mengenai hal itu, yang akan memuaskan kelompok Sunni maupun Syi`i.
Bagian Ketiga berkaitan dengan masalah-masalah metafisika yang merupakan tumpuan perhatian filsafat perenial (philosophia perennis). Dua esai, menyangkut masalah kemungkinan dan teodisi, memberikan penjelasan luar biasa bagi sebagian soal-soal paling rumit yang telah diperdebatkan oleh para filosof Muslim, Kristen, dan Yahudi selama berabad-abad dan yang tak berhasil diselesaikan oleh para filosof pra-Renaisans.
Pada bagian terakhir, Schuon membicarakan tentang makna surga dan tujuan akhir manusia. Dia menjelaskan status metafisika, kosmologis, dan ontologis surga, yang memuat intisari dari banyak sekali karya sufi klasik mengenai masalah tersebut. Tiga bab terakhir ini merupakan puncak keseluruhan karya ini.
Tak perlu disangsikan lagi, karya ini merupakan suatu penjelasan yang sangat berharga bagi orang-orang Barat yang sedang mencari pengetahuan yang lebih baik tentang Islam. Buku ini juga merupakan karunia besar bagi kaum Muslim sendiri, terutama yang telah mendapat pendidikan modern, yang sangat perlu mendapatkan penjelasan tentang aspek-aspek yang lebih dalam dari tradisi-tradisi mereka sendiri dalam bahasa yang sekaligus dapat mereka mengerti serta murni dan setia kepada Kebenaran kekal.
--Syed Hossien Nasr
| Editor | Putut Widjanarko |
|---|---|
| Translator | Rahmani Astuti |
| Foreword Author | Seyyed Hossein Nasr |
| Original Title | Islam and the Perenial Philosophy |
|---|---|
| Original Publication Date | 1976 |
| Original Language | English |
| Original Publisher | World of Islam Festival Publishing |
| Read | |
|---|---|
| Index | 95 |
| Added Date | May 29, 2014 04:51:42 |
| Modified Date | Oct 29, 2024 03:47:33 |
| Purchased | Nov 19, 1993 at Makassar for $ 7000.00 |
|---|---|
| Book Condition | Bagus |