400
700
900
Islam Sebagai Ilmu
Kuntowijoyo

Islam Sebagai Ilmu

Epistemologi, Metodologi, dan Etika

Teraju (Jul 2004)
I
9793603194
| Softcover
144 pages | Indonesia | Indonesia

Genre

  • Filsafat Islam

Credits

Cover Artist Agus Gong

Details

First Edition Yes

Personal

Read
Index 51
Added Date May 29, 2014 04:51:43
Modified Date Oct 29, 2024 03:47:28

Value

Purchased 2004 at Ekuator.com
Book Condition Sangat Bagus

Notes

"Pengilmuan Islam", "Paradigma Islam", dan "Islam sebagai ilmu" adalah tiga istilah yang menjadi trademark pemikiran-pemikiran Kuntowijoyo mengenai perkembangan pengetahuan dan sains kontemporer. Sementara "Pengilmuan Islam" adalah proses dan "Paradigma Islam" sebagai hasil, maka "Islam sebagai ilmu" adalah proses dan hasil sekaligus. Buku ini menyempurnakan karya-karya Kuntowijoyo sebelumnya mengenai dua tema pertama dengan meramunya dalam elaborasi yang lebih padu "Islam sebagai ilmu".

"Pengilmuan Islam" merupakan ikhtisar metodologis untuk mengganti kecenderungan sejumlah intelektual dan akademisi yang menggunakan semboyan "Islamisasi pengetahuan". Ini penting untuk menghindari bias setiap pihak dari sikap-sikap reaktif menjadi proaktif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kuntowijoyo juga bermaksud mengangkat kesempitan istilah pengetahuan dalam dunia Islam yang hanya dibagi menjadi qauliyah dan kauniyah. Karena itu, buku ini membahas lebih jauh soal-soal dasar pengetahuan (epistemologi), cara menerjemahkan agam yang normatif ke dalam ilmu yang teoretis (metodologi), dan hubungan antara Islam sebagai ilmu dan realtias (etika), yang menurutnya masih remang-remang hingga kini.

Kuntowijoyo lahir di Sorobayan, Bantul, Yogyakarta, pada 18 September 1943. Pada tahun 1980, memperoleh ijazah Philosophy Doctor (Ph.D.) di bidang Sejarah dari Colombia University. Penghargaan yang diraihnya, antara lain: Hadiah Seni dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (1986), Penghargaan Penulisan Sastra Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (1994), Penghargaan Kebudayaan ICMI (1995), Cerpen Terbaik Kompas (1995, 1996, 1997), Asean Award on CUlture (1997), Satya Lencana Kebudayaan RI (1997), Mizan Award (1998), Penghargaan Kalyanakretya Utama untuk Teknologi Sastra dari Menristek (1999), dan S.E.A. Write Award dari Kerajaan Thailand (1999). Karya-karyanya yang telah diterbitkan, antara lain: Sebuah Jembatan Telah Dibangun (drama, 1965), Rumput-Rumput Danau Bento (drama, 1968), Dilarang Mencintai Bunga-Bunga (cerpen, 1968), Tidak Ada Waktu bagi Nyonya Fatma, Banda, dan Cartas (cerpen, 1972), Pasar (novel, 1972), Topeng Kayu (drama, 1973), Suluk Awang-Uwung (puisi, 1975), Mantra Pejinak Ular (novel, 2000), dan Mengusir Matahari (fabel, 2000).