400
700
900
Meniti Jalan Nan Lurus
Diane Masooma Beatty

Meniti Jalan Nan Lurus

Refleksi Seorang Mu'allaf

Al-Huda (May 2004)
I
9793515074
| Paperback
152 pages | Indonesia | Indonesia

Genre

  • Cerita Hikmah
  • Islam - Kristen

Subject

  • Agama

Credits

Editor Arif Mulyadi
Translator Diani Mustikaati
Cover Artist Ali Akbar

Details

Original Title Seeking the Straight Path
Original Subtitle Reflections of a New Muslim
Original Publication Date 2000
Original Country India
Original Language English
Original Publisher WIN
First Edition Yes

Personal

Read
Index 200
Added Date May 29, 2014 04:51:50
Modified Date Oct 29, 2024 03:47:40

Value

Purchased Sep 2004 at Hibah ICC-Jkt
Book Condition Sangat Bagus

Notes

Sejatinya agama manapun selalu mengandungi ajakan untuk berbuat baik setelah pemeluknya meyakini eksistensi Yang Mahakuasa di luar dirinya dan alam semseta. Namun, dalam menghayati keberagamaannya itu setiap orang tentu saja akan mendapatkan kepuasan teologis yang bertingkat-tingkat. Karena itu, sangat dimungkinkan bagi orang yang tidak memperoleh kepuasan teologis dalam agama yang dianutnya, akan berusaha mencarinya di luar agama yang dianutnya.

Pengalaman dalam hal mencari Kebenaran (baca: Tuhan) dari perspektif teologis tampaknya sudah merupakan kelaziman. Apalagi, jika ia yang mencari kepuasan teologis itu berasal dari tradisi keagamaan tertentu. Ada beberapa alasan untuk hal itu. Satu dari sejumlah alasan itu adalah mereka yang tidak merasakan kepuasan teologis dari tradisi agama yang dianutnya galibnya akan membandingkannya dengan ajaran teologi agama lain. Sudah barang tentu, tatkala apa yang didapatnya dari ajaran teologi agama lain itu lebih memuaskan secara rasional maka ia memilih dan menetapkan agama tersebut sebagai agama barunya.

Diane Masooma Beatty, penulis buku ini, adalah seorang Muslimah Amerika yang menuturkan pengalamannya sendiri dalam mencari Kebenaran, sebuah Jalan nan Lurus. Usaha kerasnya dalam membandingkan ajaran agama sebelumnya dengan ajaran Islam telah mengantarkannya untuk menerima Islam sepenuhnya sebagai anutan barunya. Baginya, ''Kembali ke pangkuan Islam rasanya seperti pulang.''

Sebuah pengalaman eksistensial-religius yang layak dibaca bagi para pencari kebenaran!