Saat meliput ke kantor Golkar, Virdika Rizky Utama yg saat itu bertugas sbg wartawan Gatra melihat tumpukan dokumen yg tampaknya akan dibuang. Ia pun mendekati tumpukan tsb, melihat-lihat, dan ia menemukan sesuatu yg mengejutkan: surat Fuad Bawazir ke Akbar Tanjung terkait rencana penggulingan Gus Dur. Dokumen itu pun ia simpan, yg kemudian ia tindaklanjuti dg sejumlah wawancara para tokoh yang disebut seperti Amien Rais, yang akhirnya menjadi buku ini. Buku yang mengubah persepsi orang terkait apa yang terjadi dengan presiden pertama era reformasi yang dikenal jenaka, demokratis, pluralis dan sekaligus penuh kontroversi: Gus Dur.Sejak pertama diterbitkan akhir Desember 2019–bersamaan dg haul Gus Dur yang ke-10, buku ini telah memicu banyak kontroversi. Orang-orang yg sempat diwawancarai memilih tutup mulut begitu buku ini terbit dan mendapat banyak perhatian. Hanya dalam waktu dua bulan buku ini cetak lebih dari 20 ribu eksemplar. Buku ini didiskusikan di berbagai tempat, terutama di lingkungan NU, sampai covid menghentikannya.
| Editor | Hendrik Yaputra | Lutfia Harizuandini |
|---|---|
| Cover Artist | Eka Arief Setyawan |
| Printing | 2 |
|---|---|
| First Edition | Yes |
| Owner | Mustamin al-Mandary |
|---|---|
| Location | Balikpapan |
| Read | |
| Index | 4540 |
| Added Date | May 09, 2020 03:07:16 |
| Modified Date | Oct 29, 2024 03:53:12 |
| Purchased | May 08, 2020 at Fauzan Store for $ 80000.00 |
|---|---|
| Book Condition | Bagus |