Agama pernah diramalkan bakal lenyap, tergantikan sains dan etika sekular. Nyatanya, agama justru bangkit kembali di ruang publik—sayangnya, dengan kekuatan melawan yang lebih kuat. Sehingga, sebagai eksesnya, ia malah melahirkan formalisme-legalisme yang mencekik dan ideologi politik keagamaan yang keras dan bermusuhan. Tak terkecuali Islam. Apakah memang demikian sejatinya karakter agama Islam?
Buku ini secara ringkas-lugas menunjukkan bahwa prinsip utama Islam adalah cinta dan welas asih. Bahwa Tuhannya Islam memiliki sifat utama Mahawelas Asih (Rahman-Rahim). Bahwa misi-utama risalah Nabi adalah mengembangkan spiritualitas, menebarkan rahmat (welas-asih) bagi semesta, dan menyempurnakan perilaku mulia (akhlak karimah). Karenanya, hukum dan ideologi harus ditundukkan kepada spiritualitas, sifat welas asih, dan akhlak mulia ini. Inilah Paradigma Islam Cinta.
Maka, hanya apabila Islam dipandang dari sudut paradigma cinta inilah ia akan memiliki masa depan, dan memiliki peran positif bagi kemaslahatan orang banyak dan penciptaan kehidupan dunia yang lebih damai sejahtera.
| Editor | Ahmad Baiquni |
|---|---|
| Cover Artist | Ginanjar Setia M |
| Printing | 1 |
|---|---|
| First Edition | Yes |
| Owner | Mustamin al-Mandary |
|---|---|
| Location | Balikpapan |
| Index | 5668 |
| Added Date | Apr 29, 2022 01:59:15 |
| Modified Date | Oct 29, 2024 03:54:37 |
| Purchased | Apr 24, 2022 at Mizanstore.com for $ 49000.00 |
|---|---|
| Book Condition | Sangat Bagus |
Buku Pak Haidar Bagir yang berjudul Manifesto Islam Cinta, buku yang tidak hanya memahamkan tapi juga mengingatkan serta menggerakkan. Buku ini menyadarkan kita, ternyata banyak pola hidup, gaya kita beragama akhir-akhir ini justru menjauh dari karakter utama islam yang sering kita cerahmahkan yaitu islam rahmatan lil 'alamain. Sering kita lihat fenomena-fenomena hari ini munculnya konflik-konflik di antara kita dalam berbagai skala dan polanya. Lahirnya klaim-klaim kebenaran yang melahirkan perselisihan-perselisihan, kadang-kadang muncul semangat untuk menjatuhkan yang lain yang dianggap berbeda. Kita sering lupa bahwa visi besar hadirnya islam antara lain adalah sebagai kendaraan untuk menebarkan cinta dan kasih sayang ke seluruh penjuru alam semesta. Buku ini dengan manifestonya, dengan penegasan-penegasannya tentang karakter islam yang penuh rahmat adalah semacam mainstreaming, pengarusutamaan cinta dan kasih sayang dalam kehidupan ini khususnya sebagai dasar kita untuk beragama. Menurut saya upaya pengarusutaamaan ini penting, karena banyak hal penting tersisihkan oleh berbagai hal yang remeh temeh. Kita terjauhkan dari nilai utama hidup, kemanusiaan termasuk nilai cinta dan kasih sayang. Mari kita dukung upaya untuk melakukan mantreaming islam cinta sebagaimana yang dilakukan oleh Pak Haidar. Buku ini berusaha menggerakkan kita menjalankan visi dan amanat besar islam sebagai rahmatan lil alamin.
Fahrudin Faiz, Dosen UIN Sunan Kalijaga