Makarim al-Akhlaq 1
Makarim al-Akhlaq (bahasa Arab: مَکارِمُ الْاَخْلاق) adalah sebuah kitab mengenai adab dan moral Islami yang ditulis dengan bahasa Arab oleh Hasan bin Fadhl al-Thabrisi, ulama Syiah abad keenam Hijriah. Karya ini termasuk dari referensi Syiah dan kitab yang paling terkenal dalam bidang adab dan moral. Moral dan sifat-sifat Nabi Muhammad saw, moral individual dan sosial, tata cara berdoa dan bepergian termasuk di antara kajian-kajian yang dipaparkan dalam kitab ini.
Kitab Makarim al-Akhlaq telah dicetak di berbagai negara. Pencetakan kitab Makarim al-Akhlaq di Mesir yang disusupi dengan beberapa distorsi menimbulkan reaksi para ulama Syiah dan ditulisnya sebuah skripsi (risalah) oleh Muhammad Baqir Bahari Hamadani menjelaskan distorsi-distorsi tersebut.
| Printing | 1 |
|---|---|
| First Edition | Yes |
| Owner | Mustamin al-Mandary |
|---|---|
| Location | Balikpapan |
| Read | |
| Index | 5676 |
| Added Date | Apr 30, 2022 04:43:07 |
| Modified Date | Apr 30, 2022 04:59:56 |
| Purchased | Apr 30, 2022 |
|---|---|
| Book Condition | Sangat Bagus |
Pengarang Makarim al-Akhlaq adalah Hasan bin Fadhl al-Thabrisi dari ulama Syiah abad keenam Hijriah, putra Aminul Islam Thabrisi, pemilik tafsir Majma' al-Bayan.[1] Menurut pernyataan Sayid Muhsin Amin, sebagian orang menisbatkan kitab ini kepada Aminul Islam Thabrisi,[2] namun Ridha Ustadi mengatakan, penisbatan Makarim al-Akhlaq kepada Hasan bin Fadhl bersifat pasti, dan perhatian para ulama dan keberadaan naskah-naskah yang banyak menguatkan penisbatan kitab ini kepadanya.[3] Menurut penegasan Sayid Muhsin Amin, Thabrisi menulis Makarim al-Akhlaq pada saat ayahnya masih hidup.[4]
Dalam mukadimah kitab Makarim al-Akhlaq, al-Thabrisi selain mengupas mengenai ayat al-Ta'assi, menyebutkan motivasi dirinya dari penulisan kitab ini adalah hendak mengumpulkan sekelumit dari perbuatan-perbuatan dan keadaan-keadaan Nabi saw dan sesuatu yang beliau perintahkan kepada umatnya.[5] Dua belas bab kitab ini adalah sebagai berikut:[6]
Akhlak dan sifat-sifat Nabi saw
Kesehatan dan kebersihan dalam etika Islami
Tata cara mandi
Kebersihan kuku dan mencukur rambut
Adab dan Tata cara rias wanita dan laki-laki muslim
Kriteria-kriteria pakaian dan rumah Islami
Adab makan dan minum
Permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan pernikahan
Adab-adab bepergian
Adab-adab berdoa dan waktu utamanya
Berperilaku dengan orang-orang sakit dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya
Beragam permasalahan dalam bidang etika dan hak-hak individual dan sosial.[7]
Sebagaimana yang dimuat dalam pengantar penerbit kitab, di dalam Makarim al-Akhlaq juga dimuat hadis-hadis dari Ahlulbait Nabi saw dan sekelumit dari keadaan-keadaan dan etika mereka.[8]
Menurut penegasan Sayid Muhsin Amin, kitab Makarim al-Akhlaq diterbitkan pada waktu pengarangnya masih hidup.[9] Kitab ini juga telah dicetak di negara-negara Iran, Lebanon, Irak dan Mesir.[10] Pada cetakan-cetakan kitab ini yang dicetak di Mesir pada tahun 1300 sampai 1306 H telah terjadi distorsi dan intervensi.[11] Di antara distorsi ini adalah:
Pembuangan hadis-hadis keutamaan Amirul Mukminin Ali as dan Sayidah Zahra sa, Hasanain, dan orang-orang Syiah
Penggantian kalimat "'Alaihis salam" setelah nama para Imam dengan kalimat "Radhiyallahu 'anhu"
Penggantian sebagian nama-nama para Imam dengan ungkapan seperti "ba'dh al-Ulama" (sebagian ulama), "ba'dh al-Hukama" (sebagian penguasa) dan "ba'dh al-Shalihin" (sebagian orang-orang saleh)
Penggantian nama Fatimah dengan nama Aisyah dan penggantian nama Imam Ali as dengan nama orang lain pada sebagian tempat.
Penambahan hadis-hadis dari kitab-kitab Ahlusunnah, seperti Shahih Muslim.[12]
Pada beberapa naskah, Makarim al-Akhlaq disebut dengan judul "Makarim al-Akhlaq wa Ma'alim al-A'laq".[13]
Pendistorsian kitab Makarim ak-Akhlaq berhadapan dengan reaksi para ulama Syiah. Muhammad Baqir Hamadani (w. 1333 H ) di dalam satu skripsi bertemakan "Tasdid al-Makarim wa Tafdhih al-Zhalim fi Bayan Tahrif Makarim al-Akhlaq" menjelaskan penyimpangan-penyimpangan kitab Makarim al-Akhlaq yang mencakupi perubahan, penambahan dan pengurangan.[14] Demikian juga Mirza Habibullah Rasyti, Muhammad Mamaqami, Mirza Husain Nuri, Mulla Husainqoli Hamedani, Sayid Muhammad Kazhim Thabathabai, Muhammad Thaha Najaf, Muhammad Kazhim Khurasani dan Sayid Muhammad Hasan Syirazi dari para ulama Syiah menerbitkan pandangan-pandangannya yang digabungkan kepada skripsi "Tasdid al-Makarim" guna memprotes kitab cetakan Mesir.[15]
Kitab Makarim al-Akhlaq pada tahun 1314 H dicetak dan diterbitkan berdasarkan naskah aslinya atas perintah Mirza Syirazi.[16] Syaikh Mahmud bin Mulla Shaleh Burujerdi merevisi kitab tersebut dan menyinggung distorsi-distorsi cetakan Mesir di dalamnya.[17] Makarim al-Akhlaq dicetak oleh penerbit al-A'lami li al-Mathbu'at Beirut dengan kata pengantar Muhammad Husain A'lami dan juga oleh penerbit Syarif Radhi Qom dalam satu jilid dan 480 halaman.[18]